SENAPAN MESIN

Diposting oleh MITA RAKAN on Selasa, April 12, 2011




Senapan mesin adalah senjata api tertanam maupun portabel, yang memiliki kemampuan menembak secara full-otomatis. Senapan mesin biasanya menembakkan peluru senapan yang diisi dari sabuk amunisi atau magazin berkapasitas besar.

Senapan mesin lazim menembakkan beberapa ratus peluru per detik.
Istilah senapan mesin juga sering dipakai oleh media massa dan oleh bidang hukum, untuk mendeskripsikan senjata api apapun yang bisa menembak secara otomatis


Senapan mesin (machine gun) dibuat pertama kali oleh Hiram Maxim tahun 1883 dan dipatenkan tahun 1885. Senapan mesin ini digunakan dalam perang kolonial di Afrika Selatan dan perang Rusia-Jepang (1904-1905).
Setelah PD I, senapan mesin menjadi senjata peperangan di darat dan anti pesawat terbang. Senapan mesin yang banyak digunakan adalah buatan Maxim dan variannya. Selain itu ada Browning M1919 Gothkiss. Kemudian muncul senapan mesin berkaliber besar .50" atau 12.7 mm seperti Browning M2 dan DShK-12.7 (Rusia). Pada PD II tentara Jerman membuat senapan mesin massal yaitu MG42 lalu MG43. Senapan mesin ini berkaliber sedang, mudah dibawa, serta dapat menggunakan bipod atau tripod sehingga menjaadi tren setter bagi senapan-senapan mesin modern kaliber sedang seperti MAG, M60, PKM.

Senapan mesin kaliber sedang dan besar, sebagian besar memiliki laras yang dapat diganti. Sehingga memungkinkan laras dapat cepat diganti jika terlalu panas (mengakibatkan penurunan ketepatan dan penurunan umur laras). Sistem pungumpan peluru (feeding system) untuk senapan mesin kaliber besar biasanya menggunakan sabuk (belt) yang berisi 50-100 ronde peluru dan 100-250 amunisi untuk kaliber menengah. Sedangkan untuk kelas menengah dan kecil dapat menggunakan sabuk atau magazin / cartridge yang berisi 100-250 amunisi. Pada beberapa senapan mesin, sistem umpan dapat menggunakan sabuk atau magazin tanpa perlu modifikasi. 












 Senapan mesin kaliber .50 M2 Browning dikelilingi selongsong yang terpakai.


panjang senapan mempunyai jenis yang sangat banyak dan yang terbanyak ...pengembangan senapan kaliber eksternal powered tipe senapan mesin ...
Read more: http://www.bloggersantai.com/2010/11/info-jenis-senapan-mesin.html#ixzz1JJxjpQCI

htt
p://id.wikipedia.org/wiki/Senapan_mesin














 http://www.bloggersantai.com/2010/11/info-jenis-senapan-mesin.html








Ramat HaSharon (sekarang Israel Weapon Industries), sebagai pengganti senapan mesin ringan untuk 5,56 mm Galil ARM. Senjata ini dikembangkan pertama kali pada tahun 1985, dan lima tahun kemudian di produksi dan diperkenalkan pada Angkatan Pertahanan Israel (IDF).(fq/iol/wiki/daily)


BERIKUT ADALAH BEBERAPA JENIS SENAPAN MESIN PRODUKSI NEGARA PAMAN  SAM

M240 
Machine Gun, 7.62 mm, M240 PEO M240B Profile.jpg
M240B
Response Boat - S

 

SPESIFIKASI :
e Gun, 7.62 mm, M240
PEO M240B Profile.jpg
M240B
Type General purpose machine gun
Place of origin
Service history
In service 1977-present [2]
Used by United States Armed Forces [2]
Wars
Production history
Designer Ernest Vervier
Designed 1950s
Manufacturer FN Manufacturing, LLC [1]
Produced 1977–present [2]
Variants See Variants
Specifications
Weight 25.99 lb (11.79 kg)
Length 49.7 in (1,263 mm)
Barrel length 24.8 in (630 mm)
Width 4.7 in (118.7 mm)
Height 10.4 in (263 mm)

Cartridge 7.62×51mm NATO [1]
Action Gas-operated, open bolt [2]
Rate of fire 650–1,000 rounds/min
Muzzle velocity 2,800 ft/s (853 m/s) [1]
Effective range
  • Bipod: 880 yd (800 m)
  • Tripod: 1,800 m (1,980 yd)
Maximum range 4,074 yd (3,725 m) [1]
Feed system Non-disintegrating DM1 or disintegrating M13 linked belt
Sights Folding leaf sight with aperture and notch, front blade


The M240, officially Machine Gun, 7.62mm, M240, is the US military designation for the FN MAG (Mitrailleuse d`Appui Général, "General







http://en.wikipedia.org/wiki/M240_machine_gun

http://www.eramuslim.com/berita/dunia/mesin-mesin-pembantai-yang-dipakai-zionis-israel-2.htm 










http://en.wikipedia.org/wiki/M240_machine_gun
































M60



Machine Gun, 7.62 mm, M60
M60.jpg
M60 machine gun
Type General purpose machine gun
Place of origin  United States
Service history
In service 1957–present
Used by See Users
Wars Vietnam War
Cambodian Civil War
Cambodian–Vietnamese War
Gulf War
War in Afghanistan
Iraq War
Cambodian–Thai border stand-off
various others
Production history
Manufacturer Saco Defense, U.S. Ordnance
Unit cost $6,000[1]
Variants See Variants
Specifications
Weight 10.5 kg (23.15 lb)
Length 1,105 mm (43.5 in)
Barrel length 560 mm (22.0 in)

Cartridge 7.62x51mm NATO
Caliber 7.62 mm (0.308 in)
Action Gas-operated, open bolt
Rate of fire 500-600 rounds/min (rpm)
Muzzle velocity 2,800 ft/s (853 m/s)
Effective range 1,200 yd (1,100 m)
Feed system Disintegrating belt with M13 Links
The M60 (formally named United States Machine Gun, Caliber 7.62 mm, M60) is a family of American general purpose machine guns firing








































M60 in Vietnam, 1966
A sailor fires an M60E3 machine gun during a live-fire exercise at the Mobile Inshore Underwater Warfare Site (MIUW) at Guantanamo Bay, Cuba.



An Airman of the UK's Royal Air Force handles an M60 during a demonstration for Combined Joint Task Force Exercise (CJTFEX) in 2004.


Machine Gun, 5.56 mm, M249
PEO M249 Para ACOG.jpg
M249 Para
Type Squad automatic weapon/Light machine gun
Place of origin  Belgium (FN Minimi)
 United States (M249 derivative)
Service history
In service 1984–present
Used by United States Armed Forces, U.S. Diplomatic Security Service (DSS), and Lebanon[1]
Wars Invasion of Panama
Persian Gulf War
Unified Task Force
Bosnian War
Kosovo War
Afghan War
Iraq War
Production history
Designed 1976
Manufacturer Fabrique Nationale de Herstal
Unit cost US$4,087[2]
Produced late 1970s–present
Variants See Variants
Specifications
Weight 7.5 kg (17 lb) empty,
10 kg (22 lb) loaded
Length 1,041 mm (41 in)
Barrel length 521 mm (21 in)

Cartridge 5.56x45 mm NATO
Action Gas-operated, open bolt
Rate of fire 750–1,000 rounds per minute
Muzzle velocity 915 m/s (3,000 ft/s)
Effective range 1,000 yd (910 m)
Feed system M27 linked belt, STANAG magazine

U.S. Army Spc. Joshua Rachal, from 2nd Platoon, Alpha Company, 1st Battalion, 502nd Infantry Regiment, 2nd Brigade Combat Team, 101st Airborne Division provides security, armed with an M249 squad automatic weapon during a patrol of the Hariyah district of Baghdad, Iraq, Aug. 30, 2008. (U.S. Army photo by Spc. Charles W. Gill, Released)
U.S. Army soldier holds an M249 in Iraq. Visible in this image is the new telescoping buttstock similar in design to that of the M4 carbine M249 PIP
 

The different rounds that can be successfully loaded into the M249 SAW

XM806

XM806 Lightweight .50 Caliber Machine Gun
PEO XM806 .50-caliber LMG.jpg
Type Heavy machine gun
Place of origin  United States
Production history
Designer General Dynamics
Manufacturer General Dynamics
Specifications
Weight 65 lb (29 kg) (without XM205 tripod)[1]
Length 1562 mm

Cartridge .50 BMG
Action Recoil operation
Rate of fire 250 rounds/minute
Feed system M9 belt
Sights Modified M145 Machine Gun Optic, BUIS
 

US Navy 070825-N-9769P-317 A Special Warfare Combatant-craft crewman (SWCC) mans his GAU-17 minigun during live-fire patrol training along the Salt River in northern Kentucky.jpg
GAU-17/A mounted on US Navy Speedboat
Type Gatling-type machine gun
Place of origin  United States
Service history
In service 1963-present
Used by See Users below
Production history
Designer General Electric
Designed 1960
Manufacturer General Electric, Dillon Aero INC, DeGroat Tactical Armaments, Garwood Industries
Produced 1962-present
Variants See text
Specifications
Weight 29.98 kg (66.09 Lb) (crew served)
Length 801.6 mm
Barrel length 558.8 mm

Cartridge 7.62x51mm NATO
Caliber 7.62 mm (0.308 in)
Action Electrically driven rotary breech
Rate of fire Variable, 3,000 rpm nominal
Muzzle velocity 2,850 ft/sec (869 m/s)
Maximum range 3,280 ft (1,000 m, 1,093 yd)
Feed system Disintegrating cartridge belt or linkless feed; dependent on installation
Sights Dependent on installation; no fixed sights






Machine Gun, High Rate, 7.62mm, M134





 

A U.S. Navy Special Warfare Combatant-craft Crewmen (SWCC) firing a Minigun at the Stennis Space Center in Mississippi, August 2009
 

 
Sedangkan yang  adalah prodksi dari Belgia Fabrique Nationale de Herstal (FN) dan anak perusahaannya
FN MINIMI adalah senjata otomatis regu yang mungkin bisa diterjemahkan dalam bahasa TNI sebagai senapan Otomatis Pasukan (SOP), nama baru dari Senapan Mesin Regu (SMR) minimi merupakan akronim dari minimitrailleuse (minimi-mechine gun). Minimi awalna di produksi Belgia dan diterima sebagai  senapan mesin ringan standar Nato.

SEKILAS TEMPAT ASAL
Sebut saja nama Belgia, mungkin tidak semua orang bisa menunjukan posisinya secara tepat dalam peta. Sebut nama Fabrique Nationale atau FN, dijamin orang pasti mengingat setidaknya satu senjata buatan pabrik kondang itu.

Ungkapan itu sebenarnya tidaklah berlebihan. FN sebagai pabrikan senjata seolah mewakili Belgia di Kancah pergaulan internasional. Siapa yang tidak tahu senapan serbu FN Fusil Automatique Langer, Alias FN FAL.? Belgia boleh gagal dalam menangani koloninya di Afrika, namun FL justru sukses besar menjadi pilihan bermacam fraksi dalam berbagai konflikdi benua hitam tersebut plus sukses juga di Eropa, sehingga gelar Refile of the free word jatuh ketangan senapan ini.

KEUNGGULAN MINIMI
Sebelum Minimi lahir ke dunia, militer dunia Cuma mengenal senapan serbu dan senapan mesin kelas sedang. Belum ada yang melihat peluang yang terbuka buat senapan mesin ringan dengan peluru yang  sama dengan senapan serbu. Jelas ada beberapa kelebihan yang dimiliki minimi di bidang senjata lainnya.

Pertama, membuat dedicated Squad otomatis Weapons membuat infanteri memiliki daya pukul yang lebih baik dari senapan serbu dan keadalan yang sama dengan senapan mesin sedang.

Kedua, soal akurasi Minimi lebih baik dari sekedar senapan serbu yang terlalu ringan dan susah di kontrol bila di tembakan dalam mode full auto.
Ketiga , minimi memberikan pengalaman dan kemudahan baik dalam perawatan maupun perbaikan lapangan yang tidak pernah di temukan dalam produk senapan mesin buatan pabrikan lain.

Keempat, Minimi turut mengubah doktrin penggelaran dan proyeksi pasukan infanteri membuat lebih efisien sehingga tujuan taktis bisa diraih dengan mengorbankan pasukan yang lebih sedikit.

KESUKSESAN MINIMI
Kalau di telisik dari kisahnya kesuksesan FN tidaklah jatuh dari langit. Piawai membaca pasar itulah kuncinya,  terus berinovasi menjadi mantra sakti keberhasilan. Panduan kedua yang menjadi rahasia kelangsungan FN sehingga laba yang dihasilkan mampu mengalahkan pabrikan senjata lain termasuk, Heckler und Koch (HK) dan Colt. Bahkan FN SCAR mampu memenangkan USSOCOM untuk senjata pasukan khusus, sementara FN P90 yang futuristik sangat populer dikalangkan pasukan khusus Eropa. Hanya FN yang mampu mengambil hati petinggi AS, walaupun notabene FN adalah pabrikan asal Eropa

Terakhir rahasia kesuksesan Minimi terletak pada tidak neko-nekonya syarat yang di berikan oleh pabrikan FN bagi konsumen yang ingin membeli produknya. Lahir dari sindikasi pedagang senjata membuat pabrikan FN memandang dunia ini dengan lebih pragmatis. Tidak ada penurunan spek atau kualitas seperti ketika HK menjual G36 ke luar Jerman. Tidak ada pula syarat politis seperti ketika AS menjual keluarga M16 ke seluruh dunia. Pokoknya cukup sediakan uang yang sesuai dengan harga katalog, semua persenjataan produk FN bisa diborong, kalaupun mau membeli lisensi produknya untuk di buat di negara sendiri juga tidak di harapkan, bahkan kalau perlu FN mengirimkan ahli-ahlinya seperti ketika Indonesia membeli Lisensi SS1 pada tahun 1990-an tidak heran. Minimi sukses besar-besaran di lebih dari 20 negara. Semua negara barat memiliki Minimi, bahkan negara eks blok timur seperti Slovenia mulai mengganti RPK dengan Minimi. Negara yang sedang bermusuhan seperti AS dan Venezuela  juga sama-sama menggunakan Minimi. Ya itulah minimi yang fenomenal.

FN Minimi
M249 FN MINIMI DA-SC-85-11586 c1.jpg
FN Minimi
Tipe Senapan Mesin Ringan (SMR)
Senapan Mesin Regu
Negara asal Belgia
Sejarah pemakaian
Masa penggunaan 1979 - sekarang
Digunakan oleh AS, Belgia, Indonesia, Jerman, Afrika Selatan, Italia, Bulgaria, Kanada, Meksiko, Cina, Mesir, Perancis, Ceko, Swedia, Inggris, dan lebih dari 30 negara.
Sejarah produksi
Perancang Maurice Bourlet
Produsen FN Herstal
Varian M249 SAW
Spesifikasi
Berat kosong 6.2 kg, terisi dengan 200 peluru 10,6 kg
Panjang 1.038 mm (41 in)
Panjang Laras 465 mm (18 in)

Magazen 5.56 x 45 mm NATO
Kaliber 5.56 mm
Mekanisme operasi gas, bolt terbuka
Rata² tembakan 750 - 1000 butir/menit dengan sabuk amunisi
Kecepatan peluru 968 meter / detik
Jarak efektif maksimum 1500 m
Jarak jangkauan 2000m
Amunisi Sabuk M27 1000-butir sekali pakai,
Sabuk 500 atau 1000-butir daur ulang,
Beta C-Mag 500-butir,
Magazen STANAG 150-butir
Alat bidik penjera drum dan pisir bentuk daun (FN Minimi), ghost-ring trademark HK (M249)



SENAPAN MESIN YANG DIGUNAKAN TNI

Senapan mesin 12,7 mm DSHK


Adalah senjata penangkis serangan udara musuh yang di katagorikan dalam tipe senapan. Senjata ini di buat di Rusia tahun 1942.Dalam penggunaanya untuk melindungi Pos Komando.






Di lingkungan TNI senjata ini di gunakan oleh pasukan PasKhas TNI AU dan oleh Batalyon Arteleri Pertahanan Udara Ringan TNI AD.


KARATERISTIK UMUM

Kaliber : 12,7 mm
Kecepatan awal : 830-850 meter/detik
Jarak tembak efektif : 1800 meter
Rata - rata temabakan : 540-600 butir/ menit
Berat senjata : 25 Kg


Browning M2HB : Senapan Mesin Berat Ranpur Kavaleri

12/01/2011
Kodratnya memang bukan sebagai senjata khusus kavaleri, namun bisa dibilang inilah arsenal senjata pelengkap kavaleri yang lumayan menentukan dalam tiap operasi militer. Tanpa browning, seolah daya gempur korps kavaleri jadi tak lengkap, ini tak berlaku di di Indonesia saja, melainkan di seantero dunia, terutama di negara-negara pengguna standar militer NATO.
Browning M2HB dikenal dalam lingkungan TNI dengan sebutan SMB (senapan mesin berat), tak lain karena kaliber yang diadopsinya adalah 12,7 mm. SMB mampu menghantam sasaran secara akurat dalam jarak 2500 meter. Selain unggul dalam hal akurasi, tidak ada satupun rompi anti peluru yang mampu menangkal penetrasi proyektil 0.50 inci M2HB. Bahkan lapisan kaca anti peluru plexiglass pun jeboll dihajar proyektil SMB.


Browning M2HB juga populer dalam terminologi, salah satunya browning populer dengan sebutan “Ma Deuce”, Heavy Barrel, Cal. .50 dan SMB. Adopsi SMB sangat luas, hampir semua matra, baik Angkatan Laut, Angkatan Darat dan Angkatan Udara telah merasakan kehebatan browning M2HB. Mulai dari helikopter, pesawat tempur, tank, panser, hingga unit infantri pun telah lama menggunakan browning M2HB.
Untuk kavaleri Indonesia, SMB 12,7 mm sejak awal telah menjadi senjata pamungkas bagi panser TNI-AD, yakni VAB buatan Prancis dan V-150 versi intai buatan Cadilage Cage buatan AS. Di lingkungan Korps Marinir, kiprah browning M2HB terbilang baru lewat penempatannya sebagai senjata utama bagi tank pendarat LVTP-7 buatan Korea Selatan.

Turret LVTP-7 dengan Browning M2HB
Lain lagi di lingkungan TNI-AU, browning M2HB dtempatkan sebagai senapan mesin di pesawat tubro propeler OV-10 Bronco, menggantikan senapan mesin M-60 yang hanya berkaliber 7,62 mm. Selain itu, browning M2HB juga dirancang dalam model twin gun pada helikopter Puma SA-330 Skadron 8 Lanud Atang Sanjaya. Twin gun ini ditempatkan pada sisi pintu, jadilah door gun Puma tampil garang.

M2HB sebagai door gun pada helikopter US Navy
SMB browning M2HB menggunakan amunisi kaliber 12,7 x 99 mm. Amunisinya tersedia dalam berbagai tipe munisi dengan inti baja keras antara lain Armour Piercing MU3-P yang unggul karena mempunyai daya tembus terhadap lapisan baja, Mild Steel dengan ketebalan 16 mm pada jarak 150 meter.
Dikutip dari Majalah Commando Edisi Maret – April 2006, disebutkan secara teknis SMB dirancang untuk bisa menembak full otomatis, sehingga bisa dipahami betapa dahsyat efek daya rusak senjata ini. Dalam pelaksanaan di lapangan ada aturan-aturan yang sebaiknya dipatuhi agar senjata bisa berumur panjang.

Panser V-150 TNI-AD dengan Browning M2HB

Panser VAB dengan SMB Browning M2HB
Seperti diungkapkan personel YonKav 7 yang menjadi operator panser VAB, pihak pabrik mensyaratkan laras senapan harus diganti setelah 10.000 tembakan. Namun, di lingkungan batalyon, aturan tadi dibuat lebih ketat, setalah 5.000 tembakan laras sudah diganti.

VAB Indonesia dalam misi PBB, laras Browning cukup mencolok


http://www.indowebster.web.id/showthread.php?t=46878&page=1
http://en.wikipedia.org/wiki/M60_machine_gun
http://en.wikipedia.org/wiki/Minigunhttp://id.wikipedia.org/wiki/FN_Minimi
http://militer-us.blogspot.com/2009/05/senapan-mesin.html
http://rixco.multiply.com/journal/item/390 MINIMI_SI_MINI_YANG_FENOMENAL_DAN_MEMATIKAN?&item_id=390&view:replies=threaded
http://en.wikipedia.org/wiki/XM806
http://en.wikipedia.org/wiki/M249_light_machine_gun
http://en.wikipedia.org/wiki/M60_machine_gun